Perjalanan ke Lokalisasi Pucuk Jambi (Part-1)

Tak bermaksud mengajak pembaca jadi ”penggemar” Lokalisasi Pucuk, posting kali ini aku hanya ingin bercerita tentang perjalanan ke Lokalisasi Pucuk, satu-satunya lokalisasi terbesar, terakomodir dan masih ilegal yang ada di Kota Jambi. Lokalisasi ini dipenuhi oleh para Pekerja Seks Komersil (PSK) yang didatangkan para ” mami-papi” dari berbagai penjuru negeri di Indonesia.

Tercatat 60 KK tinggal di sini, 1 KK memiliki 5 hingga puluhan anggota keluarga. Tentunya para anggota yang dimaksud adalah para PSK. Sejak empat tahun terakhir, sudah empat kali aku masuk ke lokalisasi ini untuk kepentingan liputan. Anehnya, meski terbilang sudah sering, perasaan asing dan tak nyaman tetap saja terasa

Kunjungan pertama ku pada tahun 2005. Ditemani Bang Fahmi, fotografer Jambi Ekspres, kunjungan ini nyaris tanpa hambatan. Didampingi orang yang sangat tepat, Bang Fahmi sangat akrab dan familiar di lokasi ini…entah karena keseringan ikut Polisi atau Pamong Praja razia untuk kepentingan foto atau karena pelanggan sini…hahahahaha. Bang Fahmi kenal dekat dengan Ketua RT dan beberapa Mami yang ada di sini, semua data dan wawancara jadi gampang. ”Tenang don…u akan aman jalan sama i…u tak akan i jual di sini…hahahaha” iiiih Bang Fahmi sempat buat aku ketakutan.

Suasana di Pucuk, gambar ini aku ambil diam-diam. Terlihat ada anak-anak, wanita hamil dan para gadis yang diduga kuat adalah PSK mengintip dari balkon rumah si-Mami

Suasana di Pucuk, gambar ini aku ambil diam-diam. Tampak ada anak-anak, wanita hamil dan mengintip dari balkon rumah si-Mami, perempuan yang diduga kuat adalah PSK

Masuk ke lokalisasi ini, kita harus melewati gerbang khusus dengan penjaga super seram. Sebelum masuk akan ada kayu palang yang akan menghalang. Setor Rp 2000 baru deh bisa masuk. Begitu masuk, langsung terasa suasana ”asing”. Rumah di lokalisasi ini sangat padat, ada yang bagus, sedang dan sangat jelek. Satu-satu terlihat merek Bar, Karaoke juga tampak warung biasa. Pucuk termasuk area strategis, berada di tengah kota namun sedikit terisolasi. Semua jenis rumah di sini pun sangat khas, dipenuhi wanita-wanita sexi.

Pada malam hari, perempuan-perempuan ini akan dandan, menunggu pelanggan di rumah masing-masing atau beredar di sekitar lokalisasi. Uniknya, siang hari mereka pun tetap beraksi namun tak pake dandan habis-habisan. Saat melihat kedatangan kami, para perempuan dengan pakaian minimalis casual, sempat menggoda Bang Fahmi, padahal saat itu Bang Fami lagi membonceng perempuan sangat istimewa…aku…. ”Bang tunggu…bang…bang…mampir…” duh…aku benar-benar merinding mendengar rengek mereka.

Jalan di lokalisasi Pucuk terdiri dari gang-gang. Gang utama bisa dilalui kendaraan roda empat dan gang kecil hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Semua gang didereti rumah berisikan PSK. Rumah di gang utama biasanya lebih megah dan mampu menampung banyak anggota. Berbeda dengan rumah-rumah yang ada di gang kecil , ada yang permanen dan semi permanen.

Pengunjung langganan lokalisasi ini berasal dari berbagai kalangan, tentunya kelompok para pria hidung belang, kesepian, tak beriman dan juga tak menghargai perasaan keluarga. Namun jangan salah, ada juga yang datang hanya karena penasaran, pekerjaan (seperti diriku heheh), kepentingan politik atau ingin melakukan kegiatan sosial. Namun tetap saja, karena ini bukan area umum, masuk ke lokalisasi harus banyak yang dipersiapkan terutama mental.

Kalau Anda seorang pria, siapkan mental menahan godaan dari para PSK yang tampangnya beragam, dari yang ayu, sintal, montok, berpakaian sexi, genit, bonding, pirang, ikal, muka putih badan hitam, kuning dan yang pasti sangat bisa menggoda. Nah kalau Anda wanita, siapkan mental menerima pandangan aneh dari penghuni Pucuk. Tamu wanita yang tak dikenal biasanya akan ditatap dengan pandangan heran dan tak menyenangkan.

Alasan di atas pula yang membuat aku tak pernah berani berfoto ria di lokalisasi ini. Sifat narsis ku ciut…hihihi,,,Maklum, penghuni di sini paling alergi kalau ada yang datang membawa kamera. Bang Fahmi yang sudah akrab itu saja masih berpikir panjang saat mau menjepret di area ini. ”Nah itu lah sebabnya, mengapa i disenangi di sini, meski sering jeprat-jeprit..tapi reputasi orang sini harus tetap dijaga…” Bang Fami nge-les…heheheh…

Satu lagi yang harus diketahui, di lokalisasi Pucuk juga banyak terjadi tragedi, mulai dari tewasnya pria hidung belang berjabatan kepala desa, pengusaha, pegawai negeri, dll, diduga karena minum obat kuat sebelum indehoy dengan penghuni sana. Di sini juga tercatat banyak kasus narkoba, senjata tajam, dan kasus kriminal lainnya.

Namun jangan salah…penghuni Pucuk tetaplah manusia biasa…ada banyak kisah yang menyentuh hati terjadi di sini…..cerita perjalanan selanjutnya bersambung ya…………..(@_@)

.

~ by donapiscesika on November 24, 2008.

40 Responses to “Perjalanan ke Lokalisasi Pucuk Jambi (Part-1)”

  1. Liputan seru nih buk! dibuat investigasi nggak?
    Sambil baca postingan, saya lihat monitor, memperhatikan pantulan wajah saya….untungnya hidung saya nggak belang buk.

    Masyarakat yang tinggal disana seperti apa rasanya ya…ketika kampungnya di katakan daerah lokalisasi. Dan identik dengan kegiatan mesum entah siang entah malam. Tanggapan pemerintah sendiri gimana buk?

    saya tunggu kisah selanjutnya ya…

    ====>>> HAHAHAH…COBA PAKE KACA YANG LEBIH GEDE PAK DE…SERIUS NGGA BELANG?..
    DI SANA SAMA SEPERTI DAERAH LAINNYA PAK DE..ADA PERANGKAT RT/RW..ADA POS YANDU JUGA..MESJID…POKOKNYA LENGKAP DEH….MAU TAU CERITA BERIKUTNYA? DITUNGGU AJAH YA… :-)

  2. Duh, oke punya nih liputannya…
    Emang ada ya lokalisasi di Jambi???
    dan ilegal???
    Kok bisa dibiarin kayak gitu Don..
    trus ketika ada razia oleh Satpol PP atau Polisi emang sekedar razia gitu aja..
    Dibiarin aja ya sama pak gub atau bupati/walikotanya..
    Tp, betul juga kata Dona ini, pasti ketika liputan di sana bukan hanya 1 berita aja yang bisa dibawa ke kantor, banyak ya Don untuk jadi astok berita…he..he…

    ====>>>> HAHAHAHA…DASAR WARTAWAN…KALO KETEMU YANG ANEH AJA LANGSUNG BANYAK TANYA…HEHE
    DI KOTA JAMBI EMANG ADA LOKALISASI REN…TEMAN-TEMAN DARI POSMETRO PADANG BAHKAN PERNAH JUGA KITA BAWA KE SINI…
    SAMPAI HARI INI MASIH ILEGAL…KARENA SECARA ADAT DAN HUKUM DAERAH SEPERTI KITA TAK PERNAH MENGELUARKAN PEMBENARAN AKAN TEMPAT SEPERTI INI…
    LOKALISASI PUCUK TELAH ADA SEJAK PULUHAN TAHUN LALU…TUMBUH SECARA ALAMIAH…
    PEMERINTAH DI JAMBI MEMANG TAK BISA BERBUAT BANYAK…INI DIANGGAP JALAN TRBAIK DARIPADA MEREKA PARA PSK BERKELIRAN DI JALANAN…PERNAH TAHUN LALU MAU DIBUBARKAN…NAMUN KEMBALI KE NILAI KEMANUSIAAN…ADA RIBUAN PENGHUNI PUCUK REN…BUNTUTNYA..RENCANA PEMBUBARAN LENYAP TAK ADA KHABAR LAGI….
    HAYOOOO…KAPAN KE JAMBI?? NTAR TAK TEMENIN LIPUTAN KE SANA…

  3. Wah, gawat jg y tuh..
    Kok pihak bwajib tu2p mata aj ya?
    Ato jgn2 uda jd planggan jg x :P

    Btw, mbak ini reporter y?
    Seru ga?

    ====>>> PIHAK BERWAJIB AKAN BERTINDAK JIKA TERJADI TINDAKAN KRIMINAL…
    MAU DIBUBARKAN? YA NGGA BISA…TOH PEMDA SENDIRI TAK BERNIAT MEMBUBARKANNYA…

    YUP…I AM JOURNALIST…SERU DOOONG…BISA BANYAK MENEMUKAN HAL-HAL SERU….BERMINAT JD REPORTER JUGA?

  4. Prostisusi memang sudah ada dalam sejarah dunia sejak dahulu kala. Mungkin susah untuk memberantasnya, Tapi kalau menurut aku pribadi lebih baik mereka dilokalisasikan seperti itu jadi tidak liar kemana-mana. Saya tunggu liputan selanjutnya dari segi kemanusiaannya disana. Thanks

    ====>>> BENER MBAK…ITU JUGA YANG JADI PERTIMBANGAN PEMERINTAH JAMBI UNTUK TAK MEMBUBARKAN LOKALISASI INI…DARIPADA BERKELIRAN DI SEPANJANG JALAN…SIP MBAK…TUNGGU KISAH BERIKUTNYA YA….

  5. wokehh laporan pandangan matanya di terima buu
    hihihihi

    ====>>>> HAHAHA…YA DEH JEUNG…TUNGGU KEDIPANNYA JUGA YA….

  6. Walah… tempat itu banyak sekali kenangannya, banyak sekali kejadian yang memaksa saya untuk “berkunjung” ke tempat itu, yang terakhir sebelum saya berangkat ke LN, yaitu menyelamatkan seorang anak remaja korban trafficking berdasarkan informasi rekan saya di Jakarta, ayah anak remaja ini adalah seorang karyawan rekan saya itu….

    ====>>> BENAR BANG…TAHUN INI SAJA PIHAK KEPOLISIAN MENDAPATI LAGI DUA KASUS TRAFFICKING DI SINI…LAGI-LAGI SAMA DENGAN KASUS YANG ABANG HADAPI…MELIBATKAN ANAK DI BAWAH UMUR…SAAT BERKUNJUNG KE SANA…MEMANG SEMPAT JUGA BERTEMU DENGAN GADIS-GADIS BELIA YANG MENGAKU TELAH BERUMUR 23 TAHUN….PADAHAL UMURNYA PSTI JAUH LEBIH MUDA…

  7. Wah, liputannya lengkap sekali Don.
    Kalau memang bakat tidak bisa dipungkiri ya. ;)

    ====>>>> …LENGKAP KARENA UDAH KESERINGAN KE SINI PAK…HEHEHE….THANKS PUJUANNYA…JD ENAAAK…HEHEHE

  8. indehoy itu apa ya, ndak ngerti sayah masih kecil wakakaka.

    =====>>> BUKA KAMUS DULU GIH DEK… :-)

  9. sy jjga punya pengalaman berkunjung ke 2 tempat lokalisasi.. weh menyeramkan…:D
    tapi yah kita tetap harus jalan demi survey :D
    fotonya cuman di depan doang.. kalo masuk gang..wow menakutkan :D

    ====>>> TEMPAT SEPERTI INI PUNYA AURA YANG ANEH YA PAK….BUKAN JAHAT…TAPI KADANG MENGHELA NAFAS SAJA RASANYA TAKUT….SEMOGA SEMUA TURUNAN KITA NGGA ADA YANG MAU MENDEKATI TEMPAT INI UNTUK SESUATU YANG SALAH…

  10. Miris lihat gambarnya…andaikan mereka punya berbagai alternatif, maka PSK adalah pilihan terakhir untuk alternatif bekerja.
    Dan anak-anak kecil itu, yang menjadi terbiasa melihat situasi seperti itu……

    ====>>> BERBICARA SOAL ANAK-ANAK DI PUCUK…SANGAT MIRIS BUK….EPISODE BERIKUTNYA SAYA AKAN CERITA TENTANG ANAK-ANAK DI SINI…DI TUNGGU YA BUK. TRIMS

  11. Siapa bilang Lokalisasi Payosigadung alias Pucuk, legal…. Salah besar buk..

    Nah buktinya, tdk ada PAD yg didapat dari tempat itu…
    Artinya tempat itu ilegal… Dasar pejabatnya aja, yg goblok. dan ndak punya iman..

    Wuh, tutup aja deh Pucuk, lebih banyak mudorotnya. Dan tdk ada nilai positifnya.

    Cain deh tanya ke semua PSK. Semuanya pasti bilang kalo mereka kerja jadi PSK karena terpaksa dan blalalala. Buklan karena keinginan pribadi untuk mencari karir disana..

    ====>>> DUH PAK JAY!…DARI PARAGRAF AWAL UDAH DIJELASKAN BAHWA INI LOKALISASI “ILEGAL” YANG ADA DI KOTA JAMBI…PASTI PAK JAY NGGA KONSEN NICH BACANYA….
    ATAU SAKING EMOSINYA PENGEN NIH TEMPAT DI TUTUP????….
    KITA KERAHKAN BLOGGER JAMBI BERGERAK YUUUK….(HALAH)

    *obat ngga konsen: banyak-banyak lah minum air putih…heheheh*

  12. Saya kurang percaya kalau ada yang beralasan bahwa menjadi PSK karena terpaksa (selain yang benar-benar korban traficking/perdagangan perempuan). Masak sih nggak bisa cari pekerjaan yang halal, taruhlag jadi pembantu rumahtangga, yang nggak butuh ijazah apa-apa?
    Saya lebih percaya, mereka kurang iman dan kurang mau bekerja keras saja.

    Btw, lepas dari topik, latar hitam dengan tulisan kecil-kecil begini menyengsarakan manula seperti saya, Mbak Dona … :D

    ====>>> BENAR MBAK…SOSOK-SOSOK PSK YANG SAYA TEMUI KEBANYAKAN MMG TERGOLONG ORG YANG NGGA MAU MIKIR PANJANG UNTUK URUSAN PEKERJAAN…BUKTINYA MEREKA BETAH DI SANA DGN ALASAN CARI PEKERJAAN LAIN SUSAH MINTA AMPUN….TP ADA JUGA YANG NGGA BETAH DAN INGIN BERTOBAT…MEMILIH UNTUK LARI DARI JERATAN MAMI-PAPI…

    SOAL UKURAN TULISAN…HEHEHEH…NEXT EPISODE AKAN DIPERBESAR FONT-NYA MBAK…JANJI.. :-)

  13. sama lokalisasi dolli yang ada di surabaya gedean mana yah? ditunggu lanjutannya :)

    ====>>> WAH KEBETULAN SAYA NGGA TAU BANYAK TTG LOKALISASI DOLLI MBAK, TP SAYA PERNAH DENGAR SEKILAS DOLLI TERAMAT LUAS….SEMOGA TAK AKAN ADA LAGI TEMPAT-TEMPAT SEPERTI INI YA MBAK…

  14. ya, mereka juga manusia kayak kita, hanya saja, mungkin, berbeda status, pendidikan, dan keberuntungan. mereka bekerja, mendapatkan upah, membayar pajak tanpa mereka sadari, walaupun dg cara yg engga manusiawi, dan bertentangan dg agama manapun. setidaknya mereka lebih baik dari S1 pengangguran. jadi saya rasa mereka layak dihargai dari persepsi tertentu, proporsional tentu saja.. ^_^

    ====>>> PENGHUNI LOKALISASI LEBIH BAIK DARI S1 PENGANGGURAN? MMM…PENDAPAT YANG MUNGKIN AKAN DITENTANG BANYAK ORANG…TERUTAMA PARA PENGANGGURAN……WAH…SAYA NGGA TANGGUNG JWB NIH PAK…. :-)

  15. Banyak ragam reaksi yang muncul jika bicara tentang lokalisasi. Ibarat Lagu Titik Puspa (Kupu-kupu Malam), banyak yang benci, banyak butuh, ada yang menyiksa. Termasuk kisah Bimbi dari desa ke kota, sampai lagu Kris Biantoro…. dilembah yang berlumpur dan bernoda…. Kehidupan PSK itu memang tragis, ironis dan sepertinya mereka sendiri melakoninya dengan beraneka ragam perasaan juga, ada yang cuek, ada yang acuh, ada yang happy, ada yang cemas, ada yang tersiksa dan ada yang bunuh diri. Truskan liputanmu dik Donna…. kami tunggu lanjutannya.

    ====>>> WAAH…MANTAP…PAK SONY SANGAT HAPAL BANYAK LAGU2 BRTEMA SAMA *kehidupan malam* PLUS JUDULNYA SEKALIAN…JIKA BOLEH MEMILIH SIKAP MANA YANG AKAN DIPILIH TERHADAP KEHADIRAN LOKALISASI BESERTA PENGHUNINYA….JANGAN YANG ADA ACARA BUNUH DIRI DEH PAK SON…AMPUUUN… :-)

  16. Wah say ajadi penasaran mau ke sana. kemaren-kemaren mau kesan takut, yang jelas belum ada kesempatan dan keperluan (takut ketahuan Mahasiswa juga) huahuaaa…. kirain mua ngapa-ngapain lagi.
    MBa Dona Pa kabar?
    Salam hangat dari sini, Negeri Melayu.

    ====>>>WOW! NGGA NGIRA BAKAL KETEMU LAGI SAMA BAPAK YANG SATU INI…PIE KABARE PAK? BETAH DI MALAYSIA? HEIIITTTT…SEPULANG DARI MALAYSIA RESEARCH DI PUCUK YUUUUK HAHAHA….Pak….URL BLOGNYA NGGA DIISI ya……

  17. hmm,
    setelah baca beberapa postingan,
    jambi jadi sebuah Kota yang Menarik…
    trus, pengen mampir nanti suatu saat,
    tapi,tuk ke “pucuk” ogah ah… :)
    takut HIV/Aids… hehehe…

    siap jadi guide bu, klo gw ksana??

    upss… salam kenal dulu…

    ====>>> YUP BENAR BANGET PAK..JAMBI NEGERI YANG UNIK DAN MENYIMPAN BANYAK PESONA..
    JIKA MAMPIR…TENAAAANGGG….AKAN ADA GUIDE KHUSUS LIMITED EDITION DISIAPKAN…HAHAHA
    PENASARAN KE PUCUK? WAAAA…..BOLEH AJA JIKA TUJUANNYA UNTUK HAL POSITIF…
    TP HARUS SIAPKAN MENTAL DULU…..KALO NGGA…NGERINYA PULANG BAWA VIRUS HIV/AIDS…HIHIH…

    SALAM KNAL KEMBALI YA PAK..SUKSES SELALU..TXS.

  18. Kirain pas masuk sini pucuk itu nama salah satu hutan di Jambi. ternyata “hutan” belantara yang lainnya. liputannya sangat berani sampai masuk dan motret begitu mba. kalo saya pasti udah jiper duluan sebelum ngeluarin kamera. emang suka gak pede untuk motret human interest. hehe… ditunggu lanjutan liputannya mba. kapan-kapan jadi mau bikin tulisan kaya gini juga. seru, hehehe… salam -japs-

    ====>>> JIKA LAGI BERADA DI JAMBI…MENGUCAPKAN KATA PUCUK…ADA DUA HAL YANG AKAN LANGSUNG DIPIKIRKAN MASYARAKAT SANA…PERTAMA LOKALISASI…KEDUA YA PUCUK DAUN….HAHAH.
    JIPEER? HEHEHE…SAYA YAKIN SEMUA ORANG PASTI SANGGUP MELAKUKAN APA YANG TELAH SAYA LAKUKAN…HANYA SAJA….JIPEER DI SINI KARENA APA DULU NIH PAK…NGGA KUAT MENAHAN GODAAN ORANG SANA ATAU NGGA BERANI DIGEBUG MA TUKANG PUKUL SANA…HAHAHA…OKE PAK…SALAM KENAL….TXS

  19. wahhh perjalanan yang menantang….
    tapi obet suka kata – kata “mereka teteplah manusia….”
    karena obet benci diskriminasi….

    obet tunggu part 2 nya iah,,,, :)

    ====>>> BENER BET…SANGAT SULIT MEMBEDAKAN MANA MANUSIA YANG SEMPURNA/BENAR DAN MANA YANG BUKAN…KARENA RAHASIA NILAI KESEMPURNAAN ADA DI TANGAN-NYA. KITA MANUSIA EMANG NGGA BERHAK MEMBERI CAP TERTENTU UNTUK ORANG LAIN….

    BTW..THANKS UDH MENGIKUTI PERJALANAN KE PUCUK YA…SALAM KENAL TXS

  20. halo dona, just passing by.. :mrgreen:

    ====>>> HALO JUGA MAS..THANKS UDAH LEWAT DAN MAMPIR…SUKSES SELALU BUAT CANTIGI…

  21. mbaaaaaakkkkk…kok gak ngajak2 sih ?…hahahaha…mampir nih mbak, gatel pengen blogwalking hehe

    ====>>> MBAK NOOOOOOOOVVVVVVVV…YA AMPUUUN..STOP BLOGWALKING BENTAR NAPA MBAK…ISTIRAHAT YANG CUKUP….HEHEHE…BTW…SEMOGA CEPAT SEMBUH YA MBAKKU….

  22. ternyata suasana nya sama ya mbak seperti yang saya alami..awal tahun kemarin saya ke lokalisasi juga di Kilo 10 Timika. Cewe nya banyak yang impor luar papua. kebetulan nengok Simpus saya di kliniknya PT Freeport. Kebetulan kok gak ada yang godain saya hehe. Entah kenapa yang ada malah rasa kasihan, sedih liat mbak-mbak itu bergumul di dunia kayak gitu. Di Kilo 10 jg ada masjid, ada ustadnya juga, dan di seberang jalan lokalisasi, ada sekolah agama, dimana anak-anak para PSK itu bersekolah. beda sisi jalan, beda tujuan..
    yang jelas, Kilo 10 bisa dibilang gudang nya HIV/AIDS..

    ====>>>> WAH…PASTI SUASANA DI SANA JAUH LEBIH MENCEKAM YA MAS..SAYA PERNAH DENGAR…LOKALISASI KILO SEPULUH TIMIKA RAWAN KEKERASAN…BANYAK PSK DI SANA DISIKSA PELANGGANNYA….
    SAYA TAHU KENAPA MAS NGGA DI GODA SAAT MASUK KE SANA….MEREKA TAKUT DI SUNTIK JARUM SUNTIK…HEHEHE….MAKLUM…PSK MEMANG ANTI DENGAN ORANG KESEHATAN DAN ORANG-ORANG YANG DEKAT DENGAN ORANG KESEHATAN….DI PIKIRAN MEREKA…PASTI BAKAL DI SUNTIK, DIAMBIL SAMPEL DARAH DAN MENGHABISKAN WAKTU MEREKA…TRIMS…

  23. Huaafff… Gimana dengan anak2 yang tumbuh, kembang di area situ yaaa?????

  24. Payo Sigadung alis Pucuk (Lokalisasi Terbesar di Jambi)Beraneka ragam etnis PSK yang ada disini,ada beberapa blok/gang disini,ada yang khusus menyediakan PSK keturunan Cina,Jawa,Makasar,Wong Palembang dan paling banyak berasal dari Jawa Barat (Mohon maaf saya membawa nama2 daerah) itulah yang ada di Lokalisasi Pucuk,dari segi umur bervariasi rata2 20 thn s/d 25thn bahkan PSK termuda disini yg pernah kutahu berumur 15thn yg merupakan anak Mami di Pucuk dan yg paling Geot/tua yg aku tau sdh berumur 43thn,masalah tarif relatif rata2 Rp 150.000.-Short Time Long Time tergantung dengan Nego anda,kalau anda beruntung anda juga dapat gratis bahkan yg membayar kamarnyapun akan dibayar oleh PSK itu sendiri,karena suatu kewajiban bagi PSK disini harus membayar kamar Rp 50.000.- kepada maminya apabila menerima tamu,bukan hanya kenikmatan semata yg mereka(PSK) cari,bukan hanya uang tapi cinta dan rasa kasih sayang yg tulus sebenarnya mereka membutuhkan,tak jarang PSK di Pucuk rela menghabiskan uangnya untuk lelaki hidung belang yg benar2 ia cintai.Kalau anda singgah ke Pucuk anda akan ditawari berbagai macam kenikmatan duniawi,jangan coba2 menggoda dan mengajak Kencan PSK disini sementara anda tidak mempunyai uang,bisa2 anda akan dilempar oleh Tukang pukul alias preman pucuk. Pucuk tempat bersarangnya lelaki hidung belang serta penjahat kelas teri sampai kelas kakap,tak jarang Polisi melakukan Penangkapan terhadap Gembong Perampok dilokalisasi ini.Pucuk memang belum Legal namun PSK disini sangat Istimewa setiap bulan ada pemeriksaan Kesehatan disini,dan tiap anda berkencan dengan PSK ini pasti anda ditawari Kondom sebelum melakukan Hubungan Intim.Dentuman suara musik House dan Dangdut menggema bersaut-sautan ketika malam,wanita2 PSK tsb berjejer rapi di depan Kafe/karoake/rumahnya masing2 ketika malam hari,dengan dandanan menor dan baju yg dapat menimbulkan syahwat anda naik ke Ubun2 melihat mereka,tak segan wanita2 disini mengejar merayu anda apabila anda lewat didepannya.Ada 1 kisah lucu yg dialami oleh salah satu penjual kosmetik keliling disini bbrp bln yg lalu,saat ia menawarkan barang dagangannya ia dirayu oleh beberapa PSK disini(pucuk) bahkan ada salah satu PSK yang nekat membuka baju dan BHnya hingga(maaf) payudaranya kelihatan PSK tsb bilang “Mas kalau aku dikasih Kosmetikanya,gratis deh mas aku layani” tak mau kalah PSK yang lain bahkan lebih berani membuka celana (maaf)CD hingga kelihatan belantara hutan madagaskarnya,rupanya penjual kosmetik tsb terbujuk rayu dan tak tanggung2 2 Wanita PSK tersebut diajaknya dengan Imbalan Kosmetika,mereka ber 3 masuk kekamar dan selang krng lebih 10 Menit mereka keluar lagi ternyata penjual kosmetik tsb tidak kuat dikeroyok 2 PSK sekaligus,tak ayal lagi hari itu ia kehilangan kosmetik 2 kotak,rupanya besok harinya ia kembali lagi tak tanggung2 hari kedua ia dilayani 4 Orang PSK sekaligus,tapi kali ini ia mampu bertahan 20 menit didalam kamar bersama 4 PSK sekaligus (mungkin ia sdh minum jamu kuat)pembaca/ rekan mungkin tidak percaya,kalau penulis memang tau seluk beluk Pucuk mungkin tau,kejadian ini di alami di Rumah Bordil milik Pak Rebo.
    Penulis dan Rekan Netter yg terhormat aku memang sering Ke Pucuk dan tau betul seluk beluk Pucuk,ketika itu Usahaku maju tujuanku mungkin sm dengan penulis namun beda jalannya,ketika itu aku sering masuk ke Lokalisasi ini dan aku mengajak kencan dengan PSK dan masuk kekamar namun didalam kamar aku tidak sampai melakukan hubungan Intim aku hanya ingin mengetahui kenapa mereka sampai menjadi PSK,jawaban beraneka ragam,(Nanti akan aku buat tentang lika-liku penelusuranku selama Di Pucuk)tak jarang beberapa PSK disini menggodaku habis2an bahkan mau memberi kenikmatan gratis untukku,saat itu aku tak tergoda sedikutpun,singkat cerita aku berhasil membujuk dan merayu bbrp PSK yg terpaksa atau terjebak menjadi PSK,aku bw lari diam2 dari mami/papi dan kubelikan tiket pulang kampung dan aku antar ke Terminal Simpang Rimbo(Jambi)aku berhasil membawa kabur 5 orang PSK,kejadian ini membuat heboh dan rasa takut para mami/papi yang anak buahnya aku bawa lari  
    mereka takut ketahuan ama pihak yg berwajib,mereka juga menyuruh tukang pukul/preman Pucuk untuk mencari Informasi larinya para PSK,hal ini membuatku kawatir jg,selama 1 thn aku tidak pernah lagi ke Pucuk
    (Bersmabung)
    Mohon saran dan komentar dari penulis dan rekan sekalian langsung aja email ke bagoes86@gmail.com

  25. emng lokalisasi ud swajar ny ada d lingkungan kt biar ngindarin laki2 yg suka gangguin bini org..biar laki2 hidung belang gk mrusak rumah tangga org….gitu sob

  26. alamt lengkap na tuh dmn?

  27. ??

  28. OK lah perjalanan nya, tp kalau bisa ,yang seperti itu nggak perlu d liput.kalau d baca orang, kesan nya seolah” memberi tau tempat seperti itu ada d jambi’

  29. kesal, sedih juga liat nya….
    kesal.. anak2 merek ajdi terbiasa mlihat hal yg seharusnya belum boleh mreka liat na….

    sedih… knpa harus psk jdi pilihn terakhir mereka…?????

    dtggu cerita selanjutnya ya kak…..

  30. ====> ???

  31. saya pernah juga memantau, non…mulai jam 21 sampai jam 01 dinihari. Saya berani sendirian, sempat ngoborl smbil minum kopi, tapi takut juga… takut dipeluk terus…..Waktuitu saya habis liputan mtq 97. Wah membadingkan ramainya malam di arena mtq n ramainya di arena mlq….he3….

  32. ====>> hahah..sama ramenya kali ya….

  33. emmang lokalisa itu tempat maksiat tapi apa anda semua tahu apa jeritan hati mereka apa yng mereka rasakan demi keluarga demi anak dan demi hidup agar tetap dapat hidup mereke rela menjual diri semua yng anda lihat dan dengar atau yng anda ketehuin tidak lah semuanya benar di sana juga ada segi fosiif ny dan jng anda kira di sana tidak ada kegiatan ke agaman disana juga ada kegiatan pengajian, yasinan 7 hr dan 100 untuk para psk yng meningal dan perkembangan anak dan pendidikan anak di sana sama saja dng yg lain tidak semua nya jelek

  34. ====>> Jika Baca Lanjutan Perjalanan Part II…ada kok ulasan ttg pengajian di sana ..thanks oki udh singgah ke blog ini :-)

  35. In my opinion!! PUCUK is the place which people can enjoy! and of course everything is under government! any one cant say NO!! if they are doesn’t belong to the places which is people does what ever they want! whats more,PUCUK is not the illegal place!

    Dunia in bermacam2 bu or pak! jangan memandang yg di atas saja,kalo semua di atas gak ada yg di bawah hancur semua!! kesadaranya aja,semuanya ada yg bertanggung jawab!

    jadi tolong di pertimbangkan lagi atas semua coment2 yg tidak bertanggung jawab itu!

    kemungkinan besar pucuk akan menjadi tempat pelancong terbesar dan internasional one day!! jangan jantUngan ya!

    HIDUP PUCUK!! I SUPPORT YOU 1O0%% LUV LUV LUV :)

  36. TO jambi citizen!

    I thing PUCUK is one place which visitor interest most! so why people doesn’t realize about that??

    Im agrre to Petter you are damn right! i had visit pucuk for very first time but im enjoyed and i thing they all friendly and if they are working for something do u thing is not good for you! its not you its they are the one does so dont be streess!!

    Manusia tidak sama ya! harus di bawah dan di atas,semua mau makan bukan kalian saja mau makan ya?

    seatu hari banyak visitor international kesana dan mungkin lebih bagus kalo tempatnya di bangun lebih bagus lagi,yes PUCUK i like pucuk!

    good luck pucuk!

  37. Nyesel gue ke pucuk , cuma dapet ngentot bentar eh kena 200rb. keperjakaan gue ilang lagi .

  38. Bagus ngak ya pelayanan PsK di sana..?

  39. SAya orang jambi mas..
    pucuk mah emang udah dari dolo beroprasi,,
    pemda juga diam aja, mungkn pajak nya gede kali mas makanya . PS* di tapung di situ

  40. mmmm ,, khii ngeriii nya>>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: