<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perjalanan ke Lokalisasi Pucuk Jambi (Part-2)</title>
	<atom:link href="http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Dec 2009 05:14:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: suherman,S.pdi</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-438</link>
		<dc:creator>suherman,S.pdi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 16:24:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-438</guid>
		<description>kadang2 hati ini ingin menangis melihat suasana ditempat itu seperti neraka,yang penuh dengan dosa anak2 yang tidak berdosa menjadi korban ulah perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab saya secara pribadi mengkutuk tempat neraka itu,saya beri usulan kpd pemrintah agar segera menutup tmpt haram itu,kita sebagai umat islam seharusnya mengambil tindakan bukan membiarkannya berkembang,tempat itu hanyalah menjadi masadepan anak kita hancur.tolong perhatikan kpd pemerintah atau beri solusi terbaik supaya tempat itu secepat mungkin ditutup total tanpa terkecuali,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kadang2 hati ini ingin menangis melihat suasana ditempat itu seperti neraka,yang penuh dengan dosa anak2 yang tidak berdosa menjadi korban ulah perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab saya secara pribadi mengkutuk tempat neraka itu,saya beri usulan kpd pemrintah agar segera menutup tmpt haram itu,kita sebagai umat islam seharusnya mengambil tindakan bukan membiarkannya berkembang,tempat itu hanyalah menjadi masadepan anak kita hancur.tolong perhatikan kpd pemerintah atau beri solusi terbaik supaya tempat itu secepat mungkin ditutup total tanpa terkecuali,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: suherman,S.pdi</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-437</link>
		<dc:creator>suherman,S.pdi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2009 16:11:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-437</guid>
		<description>sadarlah km karna tempat itu adalah tempat maksiat taubatlah km karna tuhan adalah maha penerima taubat selagi masih ada kesempatan diberikan tuhan,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sadarlah km karna tempat itu adalah tempat maksiat taubatlah km karna tuhan adalah maha penerima taubat selagi masih ada kesempatan diberikan tuhan,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yanto</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-424</link>
		<dc:creator>yanto</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 16:44:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-424</guid>
		<description>orang menderita karena dalam pikirannya terpola sebuah derita...
apa ada yang pernah dengar atau baca cerita tentang anak yang dihukum ayahnya dikunci di kandang kuda setelah beberapa jam kandang dibuka ternjyata anak tersebut sedang bermain kotoran kuda dengan gembira.

engkau merasa suci dan menganggap mereka hina dengan cara memaksalan pola pikirmu yang penuh kekotoran agar mereka merasa kotor dan hina, yang harus insaf itu malah kalian semua itu, kerjaannya hanya menyebar nyebarkan hasutan kotor yang disamarkan dalam bungkus kesucian.

kalau mau nolong mereka pertama yang harus dilakukan adalah terima dunia ini apa adanya beri tempat di hatimu. perjuangkan regulasi yang fair buat mereka. biar mereka dapatkan hak nya dengan adil. katamu juga &quot;tak ada satu daunpun yang jatuh melainkan dengan kehendaknya&quot; tapi engkau menganggap ada salah satu daun yang jatuh tanpa kehendaknya malah engkau coba pasang kembali daun itu ke pohon.
siapa yang sakit coba...?

sebutlah aku hina
sebutlah aku kafir
sebutlah aku sesat
sebutlah aku anjing
sebutlah apa saja sesukamu

emang kamu engga&#039; ?
engkau malah menimbulkan derita
dan tekanan dalam batin
bagi orang orang seperti kami
pergi saja jauh jauh
kalau engkau tak menghendaki 
ada daun buruk ini dalam hidupmu
sudah pergilah .....

jangan berani mengajarkan kesucian
kalau engkau sama busuknya
dengan bangkai dan ulat belatung
telanlah deritamu sendiri
biar kutelan pahit manis hidupku</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>orang menderita karena dalam pikirannya terpola sebuah derita&#8230;<br />
apa ada yang pernah dengar atau baca cerita tentang anak yang dihukum ayahnya dikunci di kandang kuda setelah beberapa jam kandang dibuka ternjyata anak tersebut sedang bermain kotoran kuda dengan gembira.</p>
<p>engkau merasa suci dan menganggap mereka hina dengan cara memaksalan pola pikirmu yang penuh kekotoran agar mereka merasa kotor dan hina, yang harus insaf itu malah kalian semua itu, kerjaannya hanya menyebar nyebarkan hasutan kotor yang disamarkan dalam bungkus kesucian.</p>
<p>kalau mau nolong mereka pertama yang harus dilakukan adalah terima dunia ini apa adanya beri tempat di hatimu. perjuangkan regulasi yang fair buat mereka. biar mereka dapatkan hak nya dengan adil. katamu juga &#8220;tak ada satu daunpun yang jatuh melainkan dengan kehendaknya&#8221; tapi engkau menganggap ada salah satu daun yang jatuh tanpa kehendaknya malah engkau coba pasang kembali daun itu ke pohon.<br />
siapa yang sakit coba&#8230;?</p>
<p>sebutlah aku hina<br />
sebutlah aku kafir<br />
sebutlah aku sesat<br />
sebutlah aku anjing<br />
sebutlah apa saja sesukamu</p>
<p>emang kamu engga&#8217; ?<br />
engkau malah menimbulkan derita<br />
dan tekanan dalam batin<br />
bagi orang orang seperti kami<br />
pergi saja jauh jauh<br />
kalau engkau tak menghendaki<br />
ada daun buruk ini dalam hidupmu<br />
sudah pergilah &#8230;..</p>
<p>jangan berani mengajarkan kesucian<br />
kalau engkau sama busuknya<br />
dengan bangkai dan ulat belatung<br />
telanlah deritamu sendiri<br />
biar kutelan pahit manis hidupku</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bagoes</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-419</link>
		<dc:creator>bagoes</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 20:42:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-419</guid>
		<description>Pucuk Di Cinta Ulampun Tiba
Pucuk Jambi Sembilan Lurah(Pepatah Jambi)
Pucuk..Pucuk(Lokalisasi Terbesar di Prov Jambi)
Anak2 tersebut Lahir di Pucuk karena Kuasa Dari Yang Maha Kuasa,secara Sengaja atau kebetulan mungkin mereka Lahir dari seorang Rahim PSK?Mereka anak2 tak berdosa....coba anda tawarkan Pekerjaan lain yang lebih sesuai bagi para PSK di Pucuk sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri,anaknya atau saudaranya di Kampung(Sepengetahuanku rata2 pr PSK yang ada di Pucuk adalah Orang dr Prov Jawa Barat)Mhn maaf saya tdk bermaksud membawa Nama suatu daerah. 
Rekan2 ku Sekalian,kita patut bangga kepada sosok Mas Udin (Guru Ngaji) salut benar2 salut deh
Disini ak jg ingin sedikit membagi ceritaku tentang Pucuk,beberapa thn silam aku sering ke Pucuk,anda jangan berangapan saya jajan,ketika itu tujuanku mungkin sama yg dilakukan oleh Penulis,mungkin caranya yg berbeda,ketika itu Usahaku Maju,hingga akhirnya ak bisa menebus 5 orang PSK yang dipaksa mucikarinya untuk dijadikan PSK,singkat kata mereka aku belikan tiket untuk Pulang Ke Tasikmalaya dan sepengetahuanku sampai saat ini tidak kembali lagi ke Pucuk,perlu anda ketahui bersama sebuah Dilematis dan bagaikan Buah Simalakama,saat ini Usahaku benar2 sedang di Goncang Prahara Akibat Krisis Global,aku terlilit Hutang yg jumlahnya besar bagiku saat ini,dan secara kebetulan ketika aku kembali lagi ke Pucuk ada salah satu Mucikari Muda yg tergolong sukses di Pucuk(Mempunyai anak buah PSK 15 dan 3 Rumah bordil,3 mobil,12 Kapling kebun Sawit/24 Ha Kebun sawit)yg tergila2 padaku dan mengajakku menikah siri atau bahkan sebagai Pemuas Sex/Gigolo,aku jg heran Pucuk tempatnya Pria Hidung belang tapi entah kenapa wanita satu ini memintaku menjadi Pasangan selingkuhnya,ketika itu terbersit niatku untuk mengiyakan ajakannya(Muda,cantik,kaya dan yang lebih utama aku bisa lepas dari masalah hutang-piutang yg membebani pikiranku dan hampir membuatku Stres dikejar2 pemilik Uang/modal yg aku pakai)tapi aku bs berpirkir jernih dan bs menolaknya dengan halus,saat ini/malam ini(Ketika aku menulis Posting ini dengan Satu Unit HP Nokia 9300)rasa gundahku timbul,dalam hatiku berkata &quot;Ya aku mau melayanimu sebagai Gigolo dengan Imbalan Uang&quot; yang tujuan utamaku uang yg aku peroleh menjadi gigolo akan kupergunakan untuk membayar hutang2ku dan setelah lunas ak akan berhenti menjadi Gigolo(Entah sampai kapan)
Penulis yang terhormat dan Rekan Netter yg ak banggakan Inilah Ungkapan hatiku,ada beberapa pertanyaan yg  inggin aku sampaikan:
1.Apa yang harus aku perbuat saat ini,disisi lain aku ingin membayar hutang2ku yg seandainya dalam waktu 1 Minggu kedepan  ak tdk bs membayar,orang tersebut akan mengadukan ak kpd Pihak yg berwajib dengan Aduan Penipuan dan atau Penggelapan(Permasalahan ini termasuk kategori Pidana)kerana aku memang belum pernah membayarnya sepeserpun serta bukti2 untuk menjerat aku memang lengkap)
2.Saat ini keluargaku diambang Kehancuran,sementara aku pisah dengan istriku dan anakku,aku menangis/binggung anak kandungku yg msh memerlukan susu,aku tidak bs membelikan susunya,untuk makan sendiripun sudah senin/kamis,salahkan aku menerima ajakan mucikari tersebut ?  

Nb:
1. Penulis+Rekan sekalian aku sdh berusaha untuk mencari solusi pekerjaan  lain namun  gagal,aku sdh berupaya semaksimal untuk membayar hutang tersebut namun hingga detik ini aku belum mampu membayarnya
2.Dosa-Dosa aku masih takut dengan Dosa

Penulis+rekan sekalian mohon sumbang saran anda melalui email aku (bagoes86@gmail.com)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pucuk Di Cinta Ulampun Tiba<br />
Pucuk Jambi Sembilan Lurah(Pepatah Jambi)<br />
Pucuk..Pucuk(Lokalisasi Terbesar di Prov Jambi)<br />
Anak2 tersebut Lahir di Pucuk karena Kuasa Dari Yang Maha Kuasa,secara Sengaja atau kebetulan mungkin mereka Lahir dari seorang Rahim PSK?Mereka anak2 tak berdosa&#8230;.coba anda tawarkan Pekerjaan lain yang lebih sesuai bagi para PSK di Pucuk sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri,anaknya atau saudaranya di Kampung(Sepengetahuanku rata2 pr PSK yang ada di Pucuk adalah Orang dr Prov Jawa Barat)Mhn maaf saya tdk bermaksud membawa Nama suatu daerah.<br />
Rekan2 ku Sekalian,kita patut bangga kepada sosok Mas Udin (Guru Ngaji) salut benar2 salut deh<br />
Disini ak jg ingin sedikit membagi ceritaku tentang Pucuk,beberapa thn silam aku sering ke Pucuk,anda jangan berangapan saya jajan,ketika itu tujuanku mungkin sama yg dilakukan oleh Penulis,mungkin caranya yg berbeda,ketika itu Usahaku Maju,hingga akhirnya ak bisa menebus 5 orang PSK yang dipaksa mucikarinya untuk dijadikan PSK,singkat kata mereka aku belikan tiket untuk Pulang Ke Tasikmalaya dan sepengetahuanku sampai saat ini tidak kembali lagi ke Pucuk,perlu anda ketahui bersama sebuah Dilematis dan bagaikan Buah Simalakama,saat ini Usahaku benar2 sedang di Goncang Prahara Akibat Krisis Global,aku terlilit Hutang yg jumlahnya besar bagiku saat ini,dan secara kebetulan ketika aku kembali lagi ke Pucuk ada salah satu Mucikari Muda yg tergolong sukses di Pucuk(Mempunyai anak buah PSK 15 dan 3 Rumah bordil,3 mobil,12 Kapling kebun Sawit/24 Ha Kebun sawit)yg tergila2 padaku dan mengajakku menikah siri atau bahkan sebagai Pemuas Sex/Gigolo,aku jg heran Pucuk tempatnya Pria Hidung belang tapi entah kenapa wanita satu ini memintaku menjadi Pasangan selingkuhnya,ketika itu terbersit niatku untuk mengiyakan ajakannya(Muda,cantik,kaya dan yang lebih utama aku bisa lepas dari masalah hutang-piutang yg membebani pikiranku dan hampir membuatku Stres dikejar2 pemilik Uang/modal yg aku pakai)tapi aku bs berpirkir jernih dan bs menolaknya dengan halus,saat ini/malam ini(Ketika aku menulis Posting ini dengan Satu Unit HP Nokia 9300)rasa gundahku timbul,dalam hatiku berkata &#8220;Ya aku mau melayanimu sebagai Gigolo dengan Imbalan Uang&#8221; yang tujuan utamaku uang yg aku peroleh menjadi gigolo akan kupergunakan untuk membayar hutang2ku dan setelah lunas ak akan berhenti menjadi Gigolo(Entah sampai kapan)<br />
Penulis yang terhormat dan Rekan Netter yg ak banggakan Inilah Ungkapan hatiku,ada beberapa pertanyaan yg  inggin aku sampaikan:<br />
1.Apa yang harus aku perbuat saat ini,disisi lain aku ingin membayar hutang2ku yg seandainya dalam waktu 1 Minggu kedepan  ak tdk bs membayar,orang tersebut akan mengadukan ak kpd Pihak yg berwajib dengan Aduan Penipuan dan atau Penggelapan(Permasalahan ini termasuk kategori Pidana)kerana aku memang belum pernah membayarnya sepeserpun serta bukti2 untuk menjerat aku memang lengkap)<br />
2.Saat ini keluargaku diambang Kehancuran,sementara aku pisah dengan istriku dan anakku,aku menangis/binggung anak kandungku yg msh memerlukan susu,aku tidak bs membelikan susunya,untuk makan sendiripun sudah senin/kamis,salahkan aku menerima ajakan mucikari tersebut ?  </p>
<p>Nb:<br />
1. Penulis+Rekan sekalian aku sdh berusaha untuk mencari solusi pekerjaan  lain namun  gagal,aku sdh berupaya semaksimal untuk membayar hutang tersebut namun hingga detik ini aku belum mampu membayarnya<br />
2.Dosa-Dosa aku masih takut dengan Dosa</p>
<p>Penulis+rekan sekalian mohon sumbang saran anda melalui email aku (bagoes86@gmail.com)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dobleh yang malang</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-375</link>
		<dc:creator>dobleh yang malang</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 07:29:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-375</guid>
		<description>sahabatku.........
selalu menyenangan rasanya bila kamu mau terus berbagi kisah dan ceritamu disana.
blue bangga banget!
salam hangat selalu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sahabatku&#8230;&#8230;&#8230;<br />
selalu menyenangan rasanya bila kamu mau terus berbagi kisah dan ceritamu disana.<br />
blue bangga banget!<br />
salam hangat selalu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kincay</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-370</link>
		<dc:creator>kincay</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 17:05:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-370</guid>
		<description>Nice Posting Mbak… semoga anak-anak yang di sana tak ikut-ikutan main di comberan ya? seperti kata pepatah, air hujan jatuhnya di comberan juga, hehe bercanda... ya ya ya... moga-moga lambat laun alokasi di jambi bisa di hilangkan... amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Nice Posting Mbak… semoga anak-anak yang di sana tak ikut-ikutan main di comberan ya? seperti kata pepatah, air hujan jatuhnya di comberan juga, hehe bercanda&#8230; ya ya ya&#8230; moga-moga lambat laun alokasi di jambi bisa di hilangkan&#8230; amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Bahren Nurdin</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-322</link>
		<dc:creator>Bahren Nurdin</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Dec 2008 07:58:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-322</guid>
		<description>Ni aku buatin puisi.Puisi ini terinspirasi dari tulisan ini. Makase Mbak Dona. boleh juga di baca di http://bahren13.wordpress.com/2008/12/13/kampung-kami-eh-kita-pucuk/


KAMPUNG KAMI eh... KITA, PUCUK


Pe – U – Ce – U – Ka, dibaca PUCUK
Lima aksara eja murka untuk kampung kami
Bukan kata kami
Kami yang tinggal dikampung busuk
Bukan kata kami
Kami hidup dilembah gelap tiada lentera
Bukan kata kami
Kami tinggal di pucuk kenikmatan
Baru kata kami, eh...kita

Nikmat kami bukan nikmat kalian, eh...kita
Kalian nikmat bukan kami menikmat
Kami menggeliat di dada dan di pusat
Memejam mata melihat nikmat yang kau pejam
Nikmat kita bukan nikmat mereka, kami tidak
Nikmat siapa nikmat neraka atau nikmat syurga
Nikmat entah laknat atau lalat penikmat, itu kita.

Pucuk pucuk pucuk pucuk puuuuucuk
Busuk menusuk merasuk
Lekuk meliuk 
Kadang mendengus mencari nyawa supaya tak mampus
Meredam lara berbungkus
Kami tak ingin mampus karena tak ada isi usus

Kau suci karena kami kau anggap hina, eh...kita.
Kami kau hina karena kau tahu kau sendiri  hina
Kami tak berdaya menahan hina
Hina kau yang lebih banyak dari kami, kau pasti dungu.
Hina kau para priayi dan pemimpin negri 
Mengotori kami untuk kau hina, kau sendiri hina
Menelan muntahan birahi nafsu korupsi
Menelan air mani, money, money sembunyi-sembunyi
Mengulum lidah-lidah pengadilan
Mencium pantat-pantat pimpinan agar disayang dan melayang
Mencumbu isteri-isteri orang yang kau kangkangi
Menggoyang, memutar, menarik-narik, menekan-nekan harta negara
Kau berada dikampung P U C U K, kampung kita.
Pe – U – Ce – U – Ka dibaca….(titik titik)


Malaysia, 13 Desember 2008</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ni aku buatin puisi.Puisi ini terinspirasi dari tulisan ini. Makase Mbak Dona. boleh juga di baca di <a href="http://bahren13.wordpress.com/2008/12/13/kampung-kami-eh-kita-pucuk/" rel="nofollow">http://bahren13.wordpress.com/2008/12/13/kampung-kami-eh-kita-pucuk/</a></p>
<p>KAMPUNG KAMI eh&#8230; KITA, PUCUK</p>
<p>Pe – U – Ce – U – Ka, dibaca PUCUK<br />
Lima aksara eja murka untuk kampung kami<br />
Bukan kata kami<br />
Kami yang tinggal dikampung busuk<br />
Bukan kata kami<br />
Kami hidup dilembah gelap tiada lentera<br />
Bukan kata kami<br />
Kami tinggal di pucuk kenikmatan<br />
Baru kata kami, eh&#8230;kita</p>
<p>Nikmat kami bukan nikmat kalian, eh&#8230;kita<br />
Kalian nikmat bukan kami menikmat<br />
Kami menggeliat di dada dan di pusat<br />
Memejam mata melihat nikmat yang kau pejam<br />
Nikmat kita bukan nikmat mereka, kami tidak<br />
Nikmat siapa nikmat neraka atau nikmat syurga<br />
Nikmat entah laknat atau lalat penikmat, itu kita.</p>
<p>Pucuk pucuk pucuk pucuk puuuuucuk<br />
Busuk menusuk merasuk<br />
Lekuk meliuk<br />
Kadang mendengus mencari nyawa supaya tak mampus<br />
Meredam lara berbungkus<br />
Kami tak ingin mampus karena tak ada isi usus</p>
<p>Kau suci karena kami kau anggap hina, eh&#8230;kita.<br />
Kami kau hina karena kau tahu kau sendiri  hina<br />
Kami tak berdaya menahan hina<br />
Hina kau yang lebih banyak dari kami, kau pasti dungu.<br />
Hina kau para priayi dan pemimpin negri<br />
Mengotori kami untuk kau hina, kau sendiri hina<br />
Menelan muntahan birahi nafsu korupsi<br />
Menelan air mani, money, money sembunyi-sembunyi<br />
Mengulum lidah-lidah pengadilan<br />
Mencium pantat-pantat pimpinan agar disayang dan melayang<br />
Mencumbu isteri-isteri orang yang kau kangkangi<br />
Menggoyang, memutar, menarik-narik, menekan-nekan harta negara<br />
Kau berada dikampung P U C U K, kampung kita.<br />
Pe – U – Ce – U – Ka dibaca….(titik titik)</p>
<p>Malaysia, 13 Desember 2008</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jay</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-321</link>
		<dc:creator>Jay</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 08:42:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-321</guid>
		<description>Anak2 itu tidak berdosa. Mereka berhak mendapatkan pendidikan dan pelajaran agama sebagai bekal mereka, agar tdk mengikuti jejak orang tuanya. 

Subhanaaalah, Syarifuddin namanya!!!. Semoga amal kebaikannya mendapatkan balasan dari Allah. Amin. 
Semoga aja, akan tumbuh Syarifuddin-Syarifuddin lain yang dapat membantu orang-orang yg lemah dan membutuhkan pendidikan agama. 

Tapi bukan Syarifuddin USB kan Buk.... Kwakakakakakakak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Anak2 itu tidak berdosa. Mereka berhak mendapatkan pendidikan dan pelajaran agama sebagai bekal mereka, agar tdk mengikuti jejak orang tuanya. </p>
<p>Subhanaaalah, Syarifuddin namanya!!!. Semoga amal kebaikannya mendapatkan balasan dari Allah. Amin.<br />
Semoga aja, akan tumbuh Syarifuddin-Syarifuddin lain yang dapat membantu orang-orang yg lemah dan membutuhkan pendidikan agama. </p>
<p>Tapi bukan Syarifuddin USB kan Buk&#8230;. Kwakakakakakakak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cantigi™</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-319</link>
		<dc:creator>cantigi™</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 02:53:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-319</guid>
		<description>dona juga salah satu yg istimewa. karena mau bersusah payah ekplorasi, survey, menganalisa, menyusun kalimat, meluangkan waktu, dan berbagi pengalaman ini. tetap semangat, sabar &amp; ikhlas, insya allah kebaikan, kesehatan dan kemudahan akan selalu terlimpah untuk dona dan keluarga.. ^_^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dona juga salah satu yg istimewa. karena mau bersusah payah ekplorasi, survey, menganalisa, menyusun kalimat, meluangkan waktu, dan berbagi pengalaman ini. tetap semangat, sabar &amp; ikhlas, insya allah kebaikan, kesehatan dan kemudahan akan selalu terlimpah untuk dona dan keluarga.. ^_^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rita</title>
		<link>http://donapiscesika.wordpress.com/2008/12/04/perjalanan-ke-lokalisasi-pucuk-jambi-part-2/#comment-318</link>
		<dc:creator>Rita</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 23:04:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://donapiscesika.wordpress.com/?p=245#comment-318</guid>
		<description>Salut ma Syarifuddin..... Semoga dengan bimbingan keagamaan anak2 disitu kelak menjadi anak yang berbudi pekerti yang baik, tidak terpengaruh oleh &quot;adab&quot; lingkungannya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salut ma Syarifuddin&#8230;.. Semoga dengan bimbingan keagamaan anak2 disitu kelak menjadi anak yang berbudi pekerti yang baik, tidak terpengaruh oleh &#8220;adab&#8221; lingkungannya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
