Bupati Hobi Nyawer..

•August 8, 2008 • 15 Comments

Jambi memiliki 9 kabupaten dengan masing-masing bupati, yaitu:

(1.) Tanjung Jabung Barat :  Syahrial

(2.) Tanjung Jabung Timur :  Abdullah Hich

(3.) Batanghari : Syahirsyah

(4.) Muarojambi : Burhanuddin

(5.) Sarolangun : Hasan Basri Agus

(6.) Tebo : Madjid Muaz

(7.) Bungo : Zulfikar

(8.). Merangin : Nalim

(9.) Kerinci : Fauzi Siin

Diantara para bupati di atas…ada satu yang memiliki tabiat sangat aneh dan menurutku dangdut banget….yaitu nyaweeer….Sawerannya bisa ke siapa saja, dimana saja dan kapan saja…selagi dia mood…duit warna merah, biru, hijau dst bisa tersebar dan bisa beterbangan kemana-mana…pokoknya saweerrrrrrrCappe Deeeh!.. :-(

Diburu! Kulit Harimau Sumatera

•August 8, 2008 • 1 Comment


Harimau Sumatera kini makin di ujung kepunahan. Selain karena faktor alam akibat penyempitan lahan, juga akibat diburu orang-orang tak bertanggung jawab, untuk dikuliti lalu dijual.

Buktinya:

Tanggal 16 bulan Juli 2008 lalu, Panthera Tigris Sumatrensis berbulu eksklusif ini, ditemui kulitnya oleh tim gabungan Poltabes, KSDA, POM dan SPORC (Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat) Jambi dari tangan seorang berinisial MI, warga Kabupaten Merangin-Jambi, saat hendak dijual kepada seseorang di Kota Jambi – tentunya juga seorang penjahat fauna.

Sadisnya Lagi:

Selain kulit, Petugas juga berhasil menyita kaki dan kepala harimau malang itu dalam keadaan masih utuh. Juga ada tulang belulang harimau – semuanya mau dijualnya!

Untungnya:

Kini tersangka diamankan di Poltabes Jambi guna penyelidikan lebih lanjut. Kapoltabes Jambi, Kombes Pol Drs Eko Danianto, MM melalui Kasat Reskrim Poltabes Jambi, AKP Leo N Surya Simatupang dikonfirmasi Jambi Ekspres membenarkan penangkap pelaku pencuri kulit harimau tersebut.

Harapan:

Petugas dan pihak terkait lainnya harus memperkuat aturan dan pengawasan di lapangan, agar Harimau Sumatera tidak punah….

Masyarakat harus sadar…hewan yang dilindungi ngga usah di jual deh!..apa lagi yang mau kita banggakan…kalo semua mau dijual…

4 Yang Terpikir Saat Kangen

•August 6, 2008 • 5 Comments

Sore tadi, aku bertemu dengan seorang teman lama. Lantas ia bertanya, dimana kini suami dan apa yang terpikir jika sedang kangen dengannya. Pertanyaan yang aneh. Tapi kujawab juga sebanyak empat kali…

(1). Bertemu

(2). Bertemu

(3). Bertemu dan…

(4). Bertemu

“Puas Buuk?” kutanya dia.

Lalu dijawabnya. “Sangat puas…” sembari memegang jemari anak perempuannya yang lucu.

“Tapi mengapa wajahmu masih terlihat tak puas?” kutanya balik.

Dijawabnya lamban. “Beruntung kau masih bisa bertemu jika kangen, sementara aku.….Ntok meninggal bulan lalu Don….kecelakaan di Siliwangi…!”

“Whaatt???!!! Innalillahiwainnalillahirajiunnn…..”

Kupeluk dia…menyesali jawaban ‘sombong’ku yang empat kali tadi…

Kampanye Ber “Plus” Sexi Artis

•August 5, 2008 • 7 Comments

Dimana ada kegiatan kampanye politik, di sana akan ada artis seksi. Itu sudah jadi kabar umum. Tadi pagi, bertepatan dengan hari kampanye salah satu calon Walikota Jambi, aku mendengar obrolan dua tukang ojek di perempatan dekat rumahku.

A: Mau kemana Dang!

B: Mau ke KONI

A: Nak Ngapo? (Mau ngapain.Red?)

B: Idak..nak ninguk anu be…! (Nggga, mau liat anu aja…!)

A: Ninguk apo? (Liat apa?)

B: Yo artis tilanjang la…kau kayak dak tau be! (ya artis telanjang lah..kau seperti ngga tau aja!)

A: Oh Iyo yoh, khan hari ni ado yang kampanye, payo lah aku nak ninguk jugo…hehehe. (Oh iya ya, hari ini khan ada kampanye..ayo lah, aku juga mau liat …heheheh..)

Benar saja..begitu sore nyampe di kantor…aku lihat salah satu fotografer redaksi Jambi Ekspres, M Ridwan …membawa hasil jepretan yang nyaris persis menggambarkan percakapan Tukang Ojek tadi pagi…ck..ck..ck…

Nih hasilnya……beberapa bagian sengaja disensor…

Yang Diobrolin Perempuan di Salon

•August 1, 2008 • 6 Comments

Saat kunjungan ke salon, begitu banyak tema yang akan jadi obrolan kaum perempuan …Rekan ngobrol bisa dari mana saja, mulai dari pegawai salon (jika telah akrab karena udah langganan), teman bawaan dari rumah, atau pun teman baru kenal antar sesama pelanggan salon.

Hobi ke salon khusus perempuan untuk merelaksasikan tubuh, membuat aku bisa sekaligus survey, berhasil mencatat ternyata hampir 80 persen perempuan di salon, selain untuk perawatan mereka juga memanfaatkan waktu untuk ngobrol ….. Yang diobrolin mulai dari tema cinta, kecantikan, shopping, hingga tema yang lumayan vital…yaitu sex. Hasil survey ini aku dapat pula dari hasil ‘nguping’  pembicaraan para peerempuan pengunjung salon…he

Nah positifnya..ketika di salon, akan sangat jarang terdengar obrolan yang berbau negatif, misalnya ngomongin kejelekan teman, rekan, saudara maupun orang-orang yang dekat dengan mereka. Pengunjung salon rata-rata lebih hobi membicarakan pengalaman pribadinya, lebih relaks, mudah senyum, tertawa lepas dan mengeluarkan aura positif sambil ngomongin hal-hal yang menarik.

Kesimpulannya, di salon ternyata perempuan bisa tak begitu hobi mengangkat tema-tema yang menyakitkan hati, menimbulkan permusuhan dan membuat perasaan ngga nyaman. Maklum, selama ini perempuan kalo udah ngumpul, sering diidentikkan dengan kegiatan gosip, suka njelekin teman dll.

HIMBUAN…. Buat para suami/cowok yang suka ngelarang istri/ceweknya ke salon dengan alasan ngabisin uang, ngga penting, dsb. Segeralah berubah…ke salon, selain bisa membuat perempuan jadi makin percaya diri…juga bisa memberi dampak positif terhadap prilaku obrolannya…

Lenny Kravitz Vs Mantan Pacar

•July 29, 2008 • 3 Comments

Ingat Lenny Kravitz, ingat pula saat zaman bahoulak dulu…ketika masih kuliah, aku termasuk orang yang tergila-gila dengan suara seksi Lenny Kravitz. Jangan heran pula mengapa beberapa albumnya berhasil aku buru dan ku koleksi, dan tak akan pernah kupinjampakan ke siapapun..hehehe.

Nah bagi yang belum tau, siapa sich Lenny Kravitz?. Aku bagi info ya… Lenny Kravitz adalah seorang penyanyi, produser dan juga musisi Amerika kelahiran New York, 26 Mei 1964, yang terkenal dengan albumnya Let Love Rule (1989). Anak produser program TV NBC, Sy Kravitz itu juga terkenal dengan aktingnya sebagai Helen Willis dalam serial komedi situasi The Jeffersons (1970).

Kravitz selalu punya gayanya sendiri. Dia tak pernah menyesuaikan diri dengan musik-musik modern, selalu mempertahankan keunikannya dan tetap bersinar lewat itu. Ditemani alat musik terbaiknya (gitar), ia membuahkan berbagai karya indah, seperti It Is Time For A Love Revolution.

Kravitz sendiri dalam perjalanan karirnya telah merilis album Let Love Rule (1989), Mama Said(1991), Are You Gonna Go My Way(1993), Circus (1995), 5 (1998), Greatest Hits (2000), Lenny (2001) dan Baptism (2004). Kravitz kini juga tegah mempersiapkan dua albumnya, It Is Time for a Love Revolution dan Funk yang akan segera dirilis 2008.

Pada 1990, Kravitz dipercaya untuk menjadi produser lagu Justify My Love yang dinyanyian diva pop Madonna. Lagu tersebut kemudian mengantarkan namanya menjadi terkenal, lantaran video klipnya yang secara ekplisit meceritakan perpisahannya dengan Lisa Bonet, dan mengundang rumor dirinya tengah menjalin hubungan dengan Madonna. Disusul pada 1991, Kravitz memproduksi album Vanessa Paradis yang diperuntukan bagi Vanessa Paradis, seorang penyanyi dan juga aktris Prancis.

Nah, gara-gara Kravitz aku juga pernah ribut dan berantem ma mantan pacarku. Sebuah albumnya bertajuk Greatest Hits, tahun 2002 lalu tiba-tiba hilang dicuri seseorang dirumah kosannya. Bukan apa-apa sih..karena cinta, aku berani pinjamkan nih kaset ke dia. Tapi siapa juga yang mengira, itu benda akan hilang disambar ma teman kosnya yang jahil… Aku berani taruhan…seandainya tuh kaset ngga diganti…aku pasti akan ribut banget …! Lenny Kravitz Versus Mantan Pacar deh pokoke!

VS


Jalan Santai…Jalan Santai….

•July 27, 2008 • Leave a Comment

Gara-gara jalan santai…malam ini aku habis diterkam rekan-rekan seisi kantor dengan kalimat usil yang sempat bikin muka merah juga…

* 18:15, Saat memasuki halaman Grahapena

“Wah mbak..kok ngga datang sih? Padahal tadi pagi kita semua hadir……ehem..ehem..

* 18:20, Saat di dalam lift

“Gileee…giliran ngambil seragam aja semangat…tapi pas benar-benar acara…ngga nongol…ahaiiii…pasti lah itu….

*18: 22, Saat memasuki ruang redaksi

“Pantesan…liat..liat..ngga datang toh…baru ingat..ini khan Minggu….hihihih

Dst…dts….banyak lagi!

Geli juga…semua kalimat yang mereka ucapkan diikuti dengan ekpresi wajah yang masih menyembunyikan satu kalimat lagi…kira-kira begini. “Pengen berduaan aja ya di rumah…giliran melayani suami ya?”…iddiiiihhhhh !

Apapun itu…yang jelas ada beberapa alasan mengapa aku tak datang pada even akbar yang digelar orang kantor ku ini:

  1. Karena aku emang ngga senang olahraga…dari puluhan jalan santai yang digelar EO JE bersama sponsor…tak satupun pernah kuikuti…
  2. Karena emang sejak menikah…hari libur lebih senang aku habisikan di rumah, karena emang jadwal libur aku ma suamiku kebetulan sama …jadi seru aja…ngga ada yang ganggu..ngga ada yang bising...ngga ada siapa-siapa kecuali kita…he
  3. Karena di rumah jauh lebih menyenangkan…bisa nyantai…masak…minum teh berdua…ngobrol sambil ketawa ketiwi ma suami…dan merangkum banyak jadwal untuk masa depan….(cieeeee…)..JJS berdua…dst…

Lah iya laaaa….masa jadwal liburan masih harus dihabisin ma orang laen…ngga keren banget …..mendingan di rumah….ma suami tercinta…memaksimalkan jadwal singkat liburan menjadi sangat berkualitas!,” akhirnya kukeluarkan juga kalimat penutup ejekan mereka….

Zzz…..zzz….zzz….hihihihi…ngga ada lagi yang berani komentar ……Horee! Berhasil!..:-)

Nah ini nih jalan santainya….rame khan? Tapi aku tetap aja ngga tertarik…hehehe

(foto. M Ridwam/Jambi Ekspres)

Sepatu Kets Per’Muda” Isi Kantorku

•July 22, 2008 • 1 Comment

Beberapa hari lalu sebenarnya aku sudah sangat ingin menceritakan tentang fenomena “sepatu kets” yang terjadi di kantor ku. Namun tak kesampaian juga mengingat mood nge-blog ku emang lagi minim…

Tapi hari ini…tiba-tiba aku jadi semangat mengangkat tema ini. Karena aku merasa ini sudah sangat penting diceritakan..he…

Nah ngomongin tentang sepatu kets..dikantor ku emang banyak yang suka pake..termasuk aku. Namun sejak sebulan terakhir..sepatu kets menjadi semakin banyak disukai se isi kantorku…kusebut saja deh satu per satu.

(1) Kabag Pemasaran, status menikah, punya anak 3, tampang ngga terlalu imut,.sepatu kets nyaberwarna putih..bermerek pula!..dulu waktu awal diangkat jadi kabag pemasaran..ia berpenampilan sangat necis, sepatunya mengkilat (maklum, sebelumnya ia adalah wartawan …paling preman..redaktur halaman kriminal..ingin menghilangkan jejak kaleee…he)..namun sejak beberapa waktu terakhir…penampilannya mendadak ‘muda’ dengan sepatu kets nya itu

-                                         ( ini nih kabag pemasaran yang kadang sok imut..tp ber-kets he)

(2) Kabag Umum, status menikah, tinggi, tampang agak berwibawa..dulu waktu awal diangkat jadi kabag…dia sangat necis, berkemeja, celananya ‘bertanggung jawab’ berbahan goyang, lipatan setrika celananya aja bisa membunuh lima sapi potong..ia bahkan dulu tak segan mengomentari penampilan bapak (1) yang nyantai ke kantor..(maksudnya supaya rapi seperti dia kali yee hehe). Sepatunya dulu tentu sangat mengkilat dari kulit…

(Nih wajah kabag umum…kaki nya kini ber-kets...)

Sejak beberapa waktu terakhir…sepatunya jadi berubah kets..suka pake jeans.. …duh berubah deh! Bahkan minggu lalu..dia tak segan memamerkan sepatu kets barunya …”Nih..mantap khan?!..ck..ck..gajah makan kawat! gawat!..….

(3) Pjs Kabag Iklan…ni anak emang masih bujangan..tampang tinggi gede…umur ngga tua tapi wajah agak boros dikit…hehehe…meski wajahnya tak seimbang ma umur…tapi soal penampilan dia emang ngga pernah berpenampilan tua… rada-rada nyatai…(tapi dulu..saat ia masih jadi wartawan olah raga)..sejak pindah jadi pejabat kantor divisi iklan..dia rada memperhatikan penampilan..selalu berkemeja..celananya non jeans. Sepatu kulit…nah anehnya sejak beberapa waktu terakhir…seakan terkena kutukan kets…dia juga mendadak memakai bersepatu kets…

( ini nih Pjs Kabag Iklan yang masih kecil usianya tapi paling tua wajahnya…hehehe)

Bisa aku prediksi antara si bapak (1), (2) dan (3) tengah berlomba menggunakan kets terbaik… hihihi…soalnya si bapak (1), (2) dan (3) ini suka jalan bareng..tentunya juga suka memburu barang bareng..pokoke trio libels banget deh!…Dan satu yang bias ku lihat…mereka jelas terlihat lebih muda…

(4). Menariknya… si bapak (1), (2) dan (3)…suka di ejek ma Redaktur Pelaksana (redpel) ku..yang kebetulan suka banget pake kets…yang aku tau ada beberapa koleksi kets yang ia punya…status sudah menikah..tampang? hohoho..untung didukung sepatu kets..kalo ngga pasti keliatan tua banget! (maap ya pak..hehe)..

(Nah ini sepatu kebanggan Redpel)

aku ingat lima hari lalu ia sempat komentar mendapati bapak (1), (2) dan (3)…udah berkets ria, bermerek pula. “Wah ada yang ngga bener nih” komentar candanya tentang mereka itu. Oya…bapak ( ini juga suka memuji kets yang ia punya sendiri  tanpa harus menunggu pujian dari orang lain…”Ini aku beli di kalimantan, ..keren khan?!” walaahhh…aku emang suka berdebat tentang banyak hal dengan dia .tapi saat mendengar komentarnya tentang kets…aku jadi malas berdebat……hehehe….

(5) Nah..sore ini (22/07-2008)..adrenalin menulis tentang sepatu kets semakin naik ketika aku mendapati Pemimpin Redaksi (Pemred) ku juga mendadak menggunakan sepatu kets…aku agak yakin..sepatu kets yang ia pake bukan kets yang harganya Rp 150 Ribu …soalnya mereknya terkenal juga…Dan aku yakin pula..bapak (5) ngga ikut-ikutan pake kets.. karena yang aku tau nih bapak ngga sukat ikut-ikutan….Tapi kenapa beliau hari ini berkets baru???? Apa ingin kelihatan lebih muda? Ingin lebih nyaman aja? Atau Ingin tampil beda? Tapi…ya What ever lah.. …Oya..statusnya menikah, punya dua anak, berkumis, berkacamata..dan tentunya kelihatan lebih muda sejak berkets…hehehe

–                                                        (yang  di atas ini nih.. sepatu baru Pempred yang baru ku lihat tadi)

AKU YAKIN….beberapa hari ke depan akan ada orang baru lagi yang menggunakan sepatu kets di kantor ku…berkemungkinan besar yang pertama adalah sekretaris redaksi ku..yang di ejek bapak (4) karena masih kecil tapi berlagak tua dengan sepatu mengkilatnya. Hehehe….emang..(4) mahir banget kalo soal ejek mengejek…Dan aku juga yakin…kantor ku akan terasa berbeda untuk beberapa waktu ke depan…karena semua yang mulai tua udah mulai terlihat muda..berkat sepatu kets nya….(maap ya…kalo salaaah…J ….)

(yang itam kanan sepatu sekretaris redaksi..dan yang bagus samping kirinya adalah kaki bagus ku..he)

Penari “Nyaris Telanjang” di Mall Jambi

•July 14, 2008 • 3 Comments

Gilee…Kota Jambi yang sekecil itu dikagetkan dengan penampilan empat penari yang menurutku nyaris telanjang. Tak tanggung-tanggung, penampilan empat gadis nan molek ini berlangsung di mall terbesar di Kota Jambi. Kejadiannya Minggu (13/07) siang, saat perhelatan lomba mekanik bertaraf nasional digelar di tempat itu.

Begitu musik disko oriental berkumandang, tiba-tiba nongol para penari dengan pakaian yang menurutku “seronok” dan belum pernah digelar di tempat umum di kota ini sebelumnya. Terang saja pengunjung perempuan dan ibu-ibu langsung menjerit,  sambil menyumpah serapah penari dan menyeret anak serta suami mereka pergi menjauh dari stage.  Gimana tidak, penari ada yang tak berstockingunder wear berwarna hitamnya tampak jelas saat kakinya mengikuti irama musik. Ada pula yang punggungnya nyaris telanjang….”Ayo  nak! ntar masuk neraka liat yang begituan” sempat kudengar ketusan seorang ibu muda pada anak perempuannya.

Kudapat kabar, empat gadis itu biasanya juga menari ‘nyaris telanjang’  di sebuah tempat hiburan terbesar di Kota Jambi…..malah lebih ‘erotis’ …walaaah

Tapi dasar aku emang suka fotografi…aku jepret juga mereka saat tampil…..kata temanku….jangan liat gambarnya, tapi lihat kualitas pengambilan foto ku yang lumayan sangat bagus…he (so sori kalo salah..)

—————>                                               wajah-wajah gile saat liat penari beraksi…

Kenapa Harus Benci Polisi…

•July 1, 2008 • 2 Comments

Saat ada polisi, tak sedikit masyarakat yang langsung memberi komentar negatif tentang pekerjaannya. Tukang peras lah…tukang razia lah.. dan kalimat tak sedap lainnya. Pantas kah polisi di benci? Rasanya tidak fair!

Mana ada masyarakat biasa yang mampu berdiri di lampu merah berjam-jam mengatur lalu lintas jika lagi macet. Mana ada masyarakat biasa yang rela mengawasi SPBU saat padat antrian. Mana ada pula masyarakat biasa yang rela dihadapi resiko mati saat mengejar perampok, bandar narkoba? Hanya polisi yang bukan ‘masyarakat biasa’ itu yang sanggup.

Jadi kenapa harus mencemooh pekerjaan polisi? Kenapa harus mencibir mereka yang tengah berdiri di pinggir jalan mengatur jalan, kenapa pula harus memaki polisi yang gajinya kecil tapi pekerjaannya berat. Apa kita sanggup seperti mereka?. Mungkin memang ada yang ‘bandel’..tapi tak mungkin semua lah…

Ini yang aku rasakan hari ini. Saat mendapati seorang anak muda menyumpah serapah seorang polisi tua yang menangkapnya karena tak pakai helem dan spion. Aku jadi iba dengan Pak Polisi itu. Ini tak ada hubungannya dengan kekerabatan…karena tak satu pun keluarga ku atau keluarga suami ku atau keluarga mak bapakku yang polisi, tapi aku tiba-tiba merasakan…betapa menderitanya jadi polisi ….Happy B’Day Pak Polisi….

poto di atas aku curi dari hasil jepretan M Ridwan, fotografer jambi ekspres