— Tiba-tiba Malam —

blog.jpgSiang tiba-tiba menggelegar

” Hei malam! aku mulai tak menyukaimu! Selalu saja gelap. Apa kau tak tau, betapa sibuknya manusia berpikir untuk melawan gelapmu”

Malam terheran, apa gerangan siang, tiba-tiba jadi berpetir, kilaunya menyambar pohon, tanah dan menyalip langit.

“Apa masih salah aku, meski telah berusaha bersembunyi dari terang mu, agar kau tak malu, agar bintang yang meredup itu pun bisa kusembunyikan”..

Malam beranjak meninggalkan siang..

Berharap siang tak melihat..kalau malam sebenarnya telah basah bersama awan..

Siang tak sadar rupanya, malam telah jadi semakin kelam dan beku…

~ by donapiscesika on November 27, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: